Header Ads

ANGGOTA DPD RI BERKUNJUNG KE HKMS, BAHAS SEBATIK

GAMBAR: ANGGOTA DPD RI BERSAMA ANGGOTA HKMS
YOGYAKARTA –  Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Daerah Pemilihan Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Dapil Kaltim-Kaltara) K. H. Muslihuddin Abdurrasyid, Lc., M. PdI mendatangi mahasiswa Sebatik di Yogyakarta.

Dalam pertemuan ini, mahasiswa Sebatik yang terhimpunan dalam organisasi, yakni Himpunanan Keluarga Mahasiswa Sebatik (HKMS) Yogyakarta melakukan diskusi, baik tentang perkulihaan, serta permasalahan dan perkembangan Pulau Sebatik. Pertemuan ini dilaksanakan di Sekretariat HKMS. Rabu (22/2).

Anggota DPD RI ini, berharap agar pemuda Sebatik tetap memberikan solusi dan aktif berkarya. Ia juga telah menganalisis bahwa Pulau Sebatik akan menjadi pusat peradaban baru khusunya di Provinsi Kalimantan Utara.

“Pemuda terpelajar itu sangat berbeda dari pemuda biasa, baik dari segi pengetahuan dan perilaku. Jadi,  pemuda terpelajar yang ada di Sebatik harus mampu memberikan solusi dan aktif berkarya untuk daerah, karena saya melihat Pulau Sebatik akan menjadi pusat peradaban baru khusunya di Provinsi Kalimantan Utara. Salah satunya bisa dilihat dari keaktifan mahasiswanya”, Ujarnya. Rabu (22/2).

Ia juga mengatakan, bahwa peran orang tua sangat urgensi untuk pembentukan karakter seorang pemuda. Saat ini, yang terjadi banyak orang tua bersikap acuh tak acuh terhadap perkembangan dan pendidikan anaknya. Ironisnya lagi,  jika anaknya di hukum karena membuat kesalahan kemudian orang tuanya protes.

Narkoba juga menjadi salah satu tema diskusi dari mahasiswa dan anggota DPD RI ini. Saat ini, narkoba yang beredar di Pulau Sebatik sudah menjadikan pelajar sebagai pengedar dan pengguna. Apalagi saat ini, Pulau Sebatik sudah menjadi pintu masuk narkoba dari negara tetangga, seperti Malaysia.

Pak Kyai, nama sapaan akrab untuk anggota DPD RI ini. Ia berharap perlu ada tindakan khusus untuk menangani isu narkoba yang saat ini marak beredar di Pulau Sebatik. Ia juga menyarankan, perlunya penggasan sekolah bebas narkoba di pulau ini, sehingga bisa menjadi contoh dan memberikan pendidikan bahaya dari narkoba. 

Pak Kyai juga menjelaskan tentang Daerah Otonomi Baru (DOB) Kota Sebatik. Menurutnya, Pulau Sebatik jauh lebih maju dari daerah lain, sehingga Ia mendesak pemerintah segera merealisasikan DOB Kota Sebatik. Bahkan, Pulau Sebatik secara perhitungan politik dan ekonomi sudah terkategori sebagai daerah otonomi. (Iqram)

No comments

Powered by Blogger.